Apa Itu POV? : gonel.id

Halo pembaca, sudahkah kamu mendengar tentang POV? Apakah kamu tahu apa itu POV? POV adalah kependekan dari Point of View, yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai sudut pandang.

Sudut Pandang dalam Penulisan

Sebelum kita membahas lebih jauh tentang POV, kita akan membahas terlebih dahulu mengenai pentingnya sudut pandang dalam penulisan. Sudut pandang merupakan cara penulis untuk memperkenalkan dirinya pada pembaca dengan menunjukkan perasaan, gagasan, dan pandangan yang dimilikinya.

Sudut pandang juga dapat mempengaruhi cara kita membaca dan memahami sebuah karya tulis. Dengan menggunakan sudut pandang yang tepat, penulis dapat membuat cerita lebih menarik dan menghantarkan pesan yang ingin disampaikannya dengan lebih baik.

Jadi, penting sekali untuk memilih sudut pandang yang tepat ketika menulis sebuah karya tulis. Lalu, apa saja jenis-jenis sudut pandang yang biasa digunakan dalam penulisan?

Jenis-jenis Sudut Pandang

Ada tiga jenis sudut pandang yang biasa digunakan dalam penulisan, yaitu:

  1. Sudut pandang orang pertama, yang ditulis dengan menggunakan kata ganti “saya” atau “aku”. Dalam sudut pandang ini, pembaca melihat cerita dari sudut pandang narator yang menjadi tokoh utama dalam cerita. Contoh: “Aku berjalan di taman dan melihat bunga-bunga yang indah.”
  2. Sudut pandang orang kedua, yang ditulis dengan menggunakan kata ganti “kamu” atau “anda”. Dalam sudut pandang ini, penulis langsung berbicara kepada pembaca. Contoh: “Kamu sudah pernah merasakan cinta sejati, bukan?”
  3. Sudut pandang orang ketiga, yang ditulis dengan menggunakan kata ganti “dia”, “mereka”, atau “tokoh utama”. Dalam sudut pandang ini, pembaca melihat cerita dari sudut pandang seorang pengamat atau penonton yang tidak terlibat langsung dalam cerita. Contoh: “Dia pergi ke toko untuk membeli roti.”

Setiap jenis sudut pandang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pemilihan sudut pandang yang tepat bisa memengaruhi cara pembaca memahami cerita dan karakter tokoh yang ada dalam cerita.

POV dalam Penulisan Fiksi

Setelah kita mengetahui jenis-jenis sudut pandang dalam penulisan, mari kita bahas lebih lanjut mengenai POV. POV biasanya digunakan dalam penulisan fiksi, terutama dalam novel dan cerpen.

POV adalah sudut pandang yang dipilih oleh penulis untuk menceritakan cerita dari sudut pandang tokoh utama atau karakter yang dipilih. Dalam POV, pembaca melihat cerita dari sudut pandang karakter tersebut dan dapat merasakan emosi dan perasaannya.

POV dapat membantu untuk membangun karakter tokoh dan membuat cerita terasa lebih hidup. Dengan POV yang tepat, pembaca dapat merasa terkoneksi dengan karakter dan merasakan apa yang dirasakan oleh karakter tersebut.

Jenis-jenis POV dalam Penulisan Fiksi

Ada beberapa jenis POV yang biasa digunakan dalam penulisan fiksi, yaitu:

  1. POV orang pertama tunggal, yaitu sudut pandang yang menceritakan cerita dari sudut pandang satu karakter utama, biasanya menggunakan kata ganti “aku”. Contoh: “Aku berjalan di taman dan melihat bunga-bunga yang indah.”
  2. POV orang ketiga tunggal terbatas, yaitu sudut pandang yang menceritakan cerita dari sudut pandang seorang pengamat atau narator yang tidak terlibat langsung dalam cerita, tetapi hanya mengetahui hal-hal yang diketahui oleh karakter utama. Biasanya menggunakan kata ganti “dia” atau “mereka”. Contoh: “Dia pergi ke toko untuk membeli roti.”
  3. POV orang ketiga tunggal all-knowing, yaitu sudut pandang yang menceritakan cerita dari sudut pandang seorang narator yang mengetahui segala hal yang terjadi dalam cerita dan pikiran semua karakter. Biasanya menggunakan kata ganti “dia” atau “mereka” dan mampu menjelaskan pikiran dan perasaan semua karakter. Contohnya: “Dia tahu bahwa Tom merasa kesepian dan ingin meraih mimpinya menjadi seorang penyanyi.”
  4. POV bergantian, yaitu sudut pandang yang menceritakan cerita dari sudut pandang beberapa karakter secara bergantian. Biasanya digunakan dalam novel yang memiliki banyak karakter utama. Contoh: “Aku berjalan ke kantor, sementara Tom berkendara ke sekolah.”

Masing-masing jenis POV memiliki kelebihan dan kekurangan dalam penggunaannya. Penulis harus memilih jenis POV yang tepat untuk cerita yang ingin disampaikan dan karakter yang ingin dibangun.

Tips Menggunakan POV dengan Baik

POV adalah cara yang efektif untuk membangun karakter dan cerita dalam penulisan fiksi. Namun, penggunaan POV yang tidak tepat dapat membuat cerita menjadi terlalu membingungkan atau sulit dipahami oleh pembaca.

Berikut adalah beberapa tips menggunakan POV dengan baik:

  1. Pilih jenis POV yang tepat sesuai dengan cerita yang ingin disampaikan dan karakter yang ingin dibangun.
  2. Aktifkan emosi dan perasaan karakter melalui POV. Pembaca harus dapat merasakan dan terkoneksi dengan karakter.
  3. Jangan beralih antara POV terlalu sering atau tidak jelas. Hal ini dapat membuat pembaca bingung dan kehilangan fokus dari cerita.
  4. Gunakan POV dengan konsisten. Jika memulai cerita dengan POV orang ketiga tunggal terbatas, tetap gunakan POV tersebut hingga akhir cerita atau sampai berganti POV secara jelas.

FAQ

Pertanyaan Jawaban
1. Apa itu POV? POV adalah kependekan dari Point of View, yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai sudut pandang.
2. Apa pentingnya sudut pandang dalam penulisan? Sudut pandang merupakan cara penulis untuk memperkenalkan dirinya pada pembaca dengan menunjukkan perasaan, gagasan, dan pandangan yang dimilikinya. Sudut pandang juga dapat mempengaruhi cara kita membaca dan memahami sebuah karya tulis.
3. Apa saja jenis-jenis sudut pandang dalam penulisan? Ada tiga jenis sudut pandang yang biasa digunakan dalam penulisan, yaitu sudut pandang orang pertama, kedua, dan ketiga.
4. Apa perbedaan antara POV dan jenis sudut pandang? POV adalah salah satu jenis sudut pandang yang dipilih oleh penulis untuk menceritakan cerita dari sudut pandang tokoh utama atau karakter yang dipilih, biasanya digunakan dalam penulisan fiksi.
5. Apa saja jenis-jenis POV dalam penulisan fiksi? Ada beberapa jenis POV yang biasa digunakan dalam penulisan fiksi, yaitu POV orang pertama tunggal, orang ketiga tunggal terbatas, orang ketiga tunggal all-knowing, dan POV bergantian.
6. Bagaimana cara memilih jenis POV yang tepat? Pilih jenis POV yang tepat sesuai dengan cerita yang ingin disampaikan dan karakter yang ingin dibangun.
7. Bagaimana cara menggunakan POV dengan baik? Aktifkan emosi dan perasaan karakter melalui POV, jangan beralih antara POV terlalu sering atau tidak jelas, dan gunakan POV dengan konsisten.

Sekian pembahasan mengenai apa itu POV. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat membantu kamu dalam menulis cerita dengan POV yang tepat.

Sumber :